Friday, November 27, 2015

Kisah Abah Sepuh

Syekh H. Abdullah Mubarok bin Noor Muhammad
Syekh H. Abdullah Mubarok

Kisah Abah Sepuh "Syekh. H. Abdullah Mubarok bin Noor Muahmmad" Pendiri Pondok Pesantren Suryalaya. Cerita ini Kami sampaikan buat Anda yang kami kutip dari buku yang di susun oleh Ibu Hj. Didah Residah Mubarok anak dari Abah Sepuh. Kisah ini disusun sesuai dengan bukunya dan akan di uraikan setiap bab judulnya. Semoga dengan membaca kisah Abah Sepuh dapat memberi pencerahan ruhani kita. Amin
Kisah ini di mulai dari kata sambutan dari Ibu Hj. Didah Residah Mubarok.



Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Terlebih dahulu saya mohon maaf yang sebe­sar-besarnya, maklum sifat manusia tidak luput dari kehilapan dan kealfaan, tak sunyi dari kepicikan dan kesempitan. Apa yang akan saya tuliskan dalam blog ini adalah mengenai "HIKAYAT ALMARHUM ABAH SEPUH ", ayahanda tercinta H. AB­DULLAH MUBAROK bin NUR MUHAM­MAD, mengenai perjalanan hidup beliau sejak ma­sih kecil sampai besar hingga beliau kembali pu­lang ke Rakhmatullah.

Bukan sekali-kali maksud saya menguraikan segala kebaikan dan keburukan beliau, bukan? hanya ingin menjabarkan kenangan-kenangan dan kerinduan hatiku akan ayahanda, agar dapat di­sampaikan kelak kepada anak cucu dan kepada si­apa yang ingin mengetahuinya.

Teringat pada pepatah orang tua dulu yang ber­bunyi jangan lupa ke PURWADAKSinya (asal usulnya), yang artinya hidup ini adalah merupakan pengembaraan sementara di alam fana dibatasi kurun waktu atau dengan kata lain kita harus ingat bahwa kita sebagai makhluk Tuhan dan akhirnya kembali kepada-Nya, Innalillahi Rooji'un tidak lain yang dirnohon hanya barokahnya dan yang menjadi orang tua.

Tidak lupa ucapan terima kasih saya sampai­kan kepada semua pihak yang telah sudi mengo­reksi dan merevisi, sehingga tersusunnya blog ini khusus kepada:
1.    Saudara R. Safe'i Kartamihardja
2.    Saudara Ir.  Cece Abdiat Kartarnihardja.
Semoga menjadi wasilah manfa'at dunia dan akhirat. Amien Yaa Robbal Alamien.

Suryalaya, 1  Muharam 1407 H, 5 September 1986 M
Penyusun 
Didah Residah Mubarok

Baca Selanjutnya. Kenangan Indah

No comments:

Post a Comment